Google+

Activity

  • Good Krause posted an update 3 months, 1 week ago

    Kali ini akan membahas seputar penyakit yang sedang marak terjadi yaitu Difteri. Sebagian bulan belakangan ini, Indonesia sedang dilanda wabah penyakit Difteri. Sebenarnya penyakit ini adalah penyakit lama. Tapi Anda bisa melakukan pencegahannya dengan mencari Informasi perihal kesehatan anak, pria dan perempuan Pun vaksin penangkalnya malahan juga sudah ada. Vaksin untuk menangkal penyakit Difteri disebut dengan DPT. Tapi, penyakit ini bisa menyerang orang dewasa yang dulunya sudah mendapatkan vaksin Difteri. Mengapa demikian? Apakah orang dewasa perlu mendapatkan vaksin Difteri lagi? Perlu dikenal bahwa penyakit Difteri ialah penyakit yang menyerang hidung, tenggorokan, amandel, dan kulit.

    Tips Sehatku Difteri amat mirip seperti radang tenggorokan. Sehingga banyak orang yang salah menanganinya. Kalau Difteri kian parah, karenanya sistem pernafasan akan terganggu dan bisa menyebabkan kematian.

    Isu perihal kesehatan buah hati, pria dan perempuan seputar penyakit Difteri yang berikutnya adalah pemberian vaksin. Pemberian vaksin pada anak dijalankan beberapa kali ialah sewaktu bayi masih berusia di bawah satu tahun, buah hati umur 18 bulan, anak kelas 1 SD, anak kelas 2 SD, dan si kecil kelas 5 SD. Lalu bagaimana dengan orang dewasa? Orang dewasa yang terkena Difteri kemungkinan besar sebab tak divaksin sewaktu masih buah hati-si kecil atau status imunisasi yang kurang komplit. Sebagai pria dan perempuan yang sudah dewasa, tentu Anda seharusnya mengecek kembali apakah Anda sudah pernah diberikan vaksin difteri atau belum. Apabila belum karenanya langsung diimunisasi untuk mencegah penyakit ini menyerang tubuh Anda.

    Hakekatnya pemberian vaksin Difteri seharusnya dilakukan tiap 10 tahun sekali. Orang yang berusia 19 hingga 64 tahun sebaiknya dikasih vaksin Difteri sebanyak satu dosis. Orang dewasa yang belum pernah diberi vaksin Difteri akan diberikan 1 dosis vaksin. Orang dewasa yang belum pernah diimunisasi sama sekali akan dikasih 3 dosis vaksin dengan jarak 4 pekan setelah dosis pertama untuk dosis kedua, dan untuk dosis ketiga dengan jarak 6 sampai 12 bulan setelah dosis kedua. Apabila memang Anda atau orang di sekitar Anda belum dikasih vaksin Difteri, karenanya langsung kunjungi puskesmas atau rumah sakit terdekat untuk divaksin. Demikian kabar perihal kesehatan si kecil, pria dan perempuan, semoga berguna.